Jumat, 19 Maret 2010

Modal mu apa???


untuk hidup di dunia ini kita membutuhkan modal.
bisa berupa uang,
bisa berupa kemampuan,
bisa berupa pengalaman,
bisa berupa nama baik/nama keluarga terkenal/turunan orang penting...
dsb....dsb....

tanpa modal yang sesuai dan mencukupi, maka kita hanya bisa menatap dan berkhayal untuk bisa mendapatkan sesuatu yang sesuai dengan keinginan kita.

tidak mungkin membuka usaha dagang hanya dengan modal dengkul....
tidak mungkin menjadi orang kepercayaan kalo tidak bermodal adanya kepercayaan dari orang lain yang percaya kepada kemampuan kita...
tidak mungkin menjadi seorang ahli kalo tidak belajar, dan mengasah kemampuan...

semua perlu modal, dan modal itu sebenarnya ada di dalam diri kita sendiri....
yang jadi masalah adalah manusia tidak menyadari bahwa di dalam dirinya ada modal yang bisa dijadikan sebagai landasan pengembangan dirinya.

dalam Alkitab, khususnya Injil, Yesus memberikan sebuah perumpamaan tentang talenta.
secara tidak langsung dia mengatakan bahwa kita ini sejak lahir sudah memiliki modal yang ditanamkan Allah untuk dikembangkan dan dipergunakan dengan baik. besar kecilnya modal itu disesuaikan dengan kemampuan manusia itu sendiri.
karena, Tuhan tau batas kemampuan kita, dan dia tidak ingin menyengsarakan kita dengan menanggung beban talenta yang besar, apabila kemampuan menanggung beban talenta itu kecil, artinya Tuhan tidak ingin kita menjadi besar pasak daripada tiang.

yang jadi masalah adalah ketika kita tidak mempergunakan dan mengembangkan talenta itu. modal kita biarkan berlumut, berkarat, menjadi manusia pasif dan pasrah pada keadaan. apalagi kalo mempersalahkan Tuhan yang dianggap tidak adil, masa memberikan talenta yang berbeda-beda pada setiap manusia....betapa berbahayanya sikap ini.

tetapi semuanya memang harus kembali kepada pilihan dan sikap hidup masing2.
karena bila ingin menjadi anak kesayangan Tuhan, jadilah anak Tuhan yang aktiv, enerjik, kreativ, dan penurut.
tapi bila ingin menjadi anak2 kegelapan, biarkanlah modal mu berkarat dan kau buat dirimu mentok, tidak bisa berbuat apa2, yang akhirnya expired dan jadi sampah masyarakat.

Tidak ada komentar: