Sabtu, 17 Januari 2009

Pengertian Takut Tuhan dan mengamalkan kebenaran

NAst Alkitab:
"Setiap orang dari bangsa manapun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya". Kisah RAsul 10:35

Kalimat ini sungguh menarik,
Petrus dengan tegas menyatakan bahwa Yesus adalah untuk semua orang, dan untuk mendapatkan keselamatan dalam Kristus hanya ada 2 tindakan yang harus dilakukan yaitu:
1. Takut akan Dia
2. Mengamalkan kebenaran.


Makna takut dalam nast Alkitab kali ini harus kita pahami dalam pengertian bahwa kita sadar Yesus adalah pernyataan kehadiran Allah, kita mengakui bahwa Dia mendapat Urapan Roh Kudus dan Kuasa dari Allah sehingga Ia berhak untuk memberkati, mengampuni, mengasihi, menghukum, bahkan membinasakan. Dengan kata lain kita mengakui bahwa semua yang ada di alam semesta ini sangat tergantung dengan Dia (Yesus Kristus). Oleh sebab itu, kita datang dan sujud menyembah kepada-Nya, agar diberkati, diampuni, dikasihi, tidak dihukum, dan diselamatkan. Serta mengikuti perintahNya.
Bila anda tidak takut kepada Tuhan Yesus Kristus, Maka keselamatan tidak kamu dapatkan, dan hidupmu yang kamu jalani saat ini hanyalah kesia-siaan. Sungguh menyedihkan, cape-cape Ibu kita mengandung dan melahirkan, berjuang nyawa, lahir dengan selamat, tumbuh besar, montok, cakep, kaya, sukses, tapi tidak takut Tuhan Yesus Kristus, ujung-ujungnya binasa…..kaciaan deh lo.
Parah lagi yang miskin, udah hidup serba tidak pas, tidak takut sama Tuhan Yesus Kristus, sial banget……tuh orang, hidup miskin, setelah mati binasa lagi……….

Setelah mengerti makna takut akan Tuhan, sekarang kita menelaah arti Mengamalkan kebenaran.
Dua kata ini saling berkaitan untuk menegaskan suatu pengertian yang indah,
Amal adalah sesuatu yang diberikan dengan rela, tanpa paksaan, dan tidak mengharapkan imbalan balik. Ketika Petrus mengatakan bahwa orang yang Mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya. Maka, kebenaran yang kita perbuat itu harus murni, ditunjukkan dan dilakukan dengan rela, tanpa paksaan, dan tidak mengharapkan imbalan balik.
Jadi kesimpulannya, bila kamu menganggap dirimu baik dihadapan Tuhan, dan kamu anak-anak Allah, maka kamu akan menghormati Yesus Kristus dengan sadar, dengan kesungguhan hati, dengan kerelaan, dengan sukacita, dengan pengertian yang benar, bukan ikut-ikutan, tetapi atas pimpinan Roh Kudus engkau dibaharui setiap hari. Padi semakin berisi, semakin merunduk…………

Tidak ada komentar: