Rabu, 24 Februari 2010


Peran seorang pasangan Hidup Pendeta dalam mendukung pelayanan di jemaat sangatlah penting. karena keberadaan pasangan hidup pendeta, sangat mempengaruhi mood dari si pendeta itu sendiri. apabila di dalam rumah tangganya indah, baik, akur dan saling mendukung, maka si pendeta akan lebih bersemangat dan bernas dalam menyampaikan Firman Tuhan. karena selain dia menyampaiakan firman Tuhan secara teori, dalam praktek nya yang paling nyata adalah kehidupannya dengan pasangannya berjalan baik dan indah dipandang jemaat. akan tetapi jika pasangan pendeta tidak sepaham, selalu ribut, tidak sejalan, maka bisa dipastikan bahwa kinerja pelayanan pendeta akan terganggu, dan si pendeta bisa kehilangan kepercayaan dirinya, karena dia hanya bisa berkata-kata secara teoritis namun tidak bisa menunjukkan contoh nyata dalam kehidupannya sehari-hari dalam rumah tangganya. yang mau dipesankan dalam konteks ini adalah, pilihlah pasangan anda para pendeta dengan serius, karena pasangan hidup anda yang anda pilih itulah yang akan bersama anda seumur hidup.

Sabtu, 17 Januari 2009

Pengertian Takut Tuhan dan mengamalkan kebenaran

NAst Alkitab:
"Setiap orang dari bangsa manapun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya". Kisah RAsul 10:35

Kalimat ini sungguh menarik,
Petrus dengan tegas menyatakan bahwa Yesus adalah untuk semua orang, dan untuk mendapatkan keselamatan dalam Kristus hanya ada 2 tindakan yang harus dilakukan yaitu:
1. Takut akan Dia
2. Mengamalkan kebenaran.


Makna takut dalam nast Alkitab kali ini harus kita pahami dalam pengertian bahwa kita sadar Yesus adalah pernyataan kehadiran Allah, kita mengakui bahwa Dia mendapat Urapan Roh Kudus dan Kuasa dari Allah sehingga Ia berhak untuk memberkati, mengampuni, mengasihi, menghukum, bahkan membinasakan. Dengan kata lain kita mengakui bahwa semua yang ada di alam semesta ini sangat tergantung dengan Dia (Yesus Kristus). Oleh sebab itu, kita datang dan sujud menyembah kepada-Nya, agar diberkati, diampuni, dikasihi, tidak dihukum, dan diselamatkan. Serta mengikuti perintahNya.
Bila anda tidak takut kepada Tuhan Yesus Kristus, Maka keselamatan tidak kamu dapatkan, dan hidupmu yang kamu jalani saat ini hanyalah kesia-siaan. Sungguh menyedihkan, cape-cape Ibu kita mengandung dan melahirkan, berjuang nyawa, lahir dengan selamat, tumbuh besar, montok, cakep, kaya, sukses, tapi tidak takut Tuhan Yesus Kristus, ujung-ujungnya binasa…..kaciaan deh lo.
Parah lagi yang miskin, udah hidup serba tidak pas, tidak takut sama Tuhan Yesus Kristus, sial banget……tuh orang, hidup miskin, setelah mati binasa lagi……….

Setelah mengerti makna takut akan Tuhan, sekarang kita menelaah arti Mengamalkan kebenaran.
Dua kata ini saling berkaitan untuk menegaskan suatu pengertian yang indah,
Amal adalah sesuatu yang diberikan dengan rela, tanpa paksaan, dan tidak mengharapkan imbalan balik. Ketika Petrus mengatakan bahwa orang yang Mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya. Maka, kebenaran yang kita perbuat itu harus murni, ditunjukkan dan dilakukan dengan rela, tanpa paksaan, dan tidak mengharapkan imbalan balik.
Jadi kesimpulannya, bila kamu menganggap dirimu baik dihadapan Tuhan, dan kamu anak-anak Allah, maka kamu akan menghormati Yesus Kristus dengan sadar, dengan kesungguhan hati, dengan kerelaan, dengan sukacita, dengan pengertian yang benar, bukan ikut-ikutan, tetapi atas pimpinan Roh Kudus engkau dibaharui setiap hari. Padi semakin berisi, semakin merunduk…………